Puluhan massa simpatisan anak kiai Jombang itu tampak hadir di dalam Gedung PN Surabaya. Ibu Bechi kemudian terlihat menenangkan mereka.
“Semuanya jangan sedih ya, jangan sedih apapun putusannya,” kata Shofwatul, saat di ruang tunggu pengadilan, Kamis (17/11).
Di hadapan massa simpatisan Bechi, dia kemudian menyebut bahwa kasus yang menjerat anaknya ini hanyalah rekayasa.
“Di balik semua ini adalah ulahnya jin tomang,” ucapnya.
Baca Juga: Sembunyian Aib, Camat Banyakan Hari Utomo Serahkan Uang Suap ke Kejaksaan
Tak lama, terdakwa kemudian tiba dari Rutan Klas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo ke PN Surabaya menggunakan mobil tahanan. Dia lalu disambut para simpatisannya.
“Mas Bechi bebas, Mas Bechi bebas,” kata massa.
Baca Juga: Menteri Imigrasi Diminta Pimpin Investigasi Dugaan Kekerasan Oknum Petugas Lapas Kediri
Sementara itu ratusan massa simpatisan Bechi lainnya tampak juga menggelar aksi di sisi luar PN Surabaya.
Mereka terdiri dari pria dewasa, ibu-ibu, remaja laki-laki dan perempuan. Massa memakai pakaian serba hitam. Ada juga yang menggunakan ikat kepala merah bertuliskan “PCTA INDONESIA”.
“Bebaskan Mas Bechi,” tulisan dalam kaus yang mereka kenakan.












