“Dalam hari ini, saya memutuskan untuk mundur dari posisi CEO Binance. Saya sadar bahwa keputusan ini tidaklah mudah. Namun, saya menyadari bahwa ini adalah langkah yang tepat untuk diambil. Saya telah melakukan kesalahan, dan saya bertanggung jawab atasnya. Hal ini demi kebaikan komunitas kami, Binance, dan diri saya sendiri,” ujar Zhao melalui akun Twitter pribadinya.
Richard Teng akan mengambil alih posisi CEO di Binance, yang sebelumnya diperintah dengan tegas oleh Zhao.
Baca Juga: Konsisten Dukung TNI/ Polri KAI Daop 7 Madiun Berikan Diskon Tarif Mudik
Menurut Yesha Yadav dari Universitas Vanderbilt, Binance dapat dengan mudah membayar denda yang bernilai triliunan rupiah.
“Kesepakatan ini tampaknya disusun agar Binance dapat melanjutkan operasinya dengan mengeluarkan CZ, figur kunci dalam industri ini,” katanya.
Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu
Namun, Yadav juga berpendapat bahwa Zhao kemungkinan besar masih akan dapat mengendalikan Binance di masa depan dan tetap memiliki pengaruh yang signifikan karena masih memegang saham utama dalam perusahaan.
Menurut laporan dari Forbes, kekayaan CZ saat ini mencapai US$ 10,2 miliar.
Baca Juga: TMMD ke-127 Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Pemkab Kediri Juga Bekali Warga Olahan Ikan Lele
Changpeng Zhao Mundur dari Binance: Implikasi dan Pertanyaan Masa Depan
Penggantian posisi CEO oleh Richard Teng menandai babak baru bagi Binance, namun pertanyaan tetap mengemuka tentang bagaimana masa depan perusahaan akan berjalan tanpa kehadiran Zhao. Meskipun diharapkan bahwa Binance dapat melanjutkan aktivitasnya, banyak pihak meragukan bahwa mundurnya CZ benar-benar akan mengurangi pengaruhnya dalam arah perusahaan.












