Dugaan sementara, korban terpeleset saat bermain di dekat sungai pada jam istirahat sekolah dan jatuh ke aliran air tanpa ada yang mengetahui. Saat kejadian, ia diketahui bermain tanpa pengawasan guru maupun orang tuanya.
Pencarian dilakukan oleh tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan relawan sejak laporan hilang diterima. Setelah mendapat informasi dari warga, tim langsung menuju lokasi dan mengevakuasi jasad korban.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
Kapolsek Sawahan, AKP Yunus Kurniawan, mengatakan korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dan hasil visum menunjukkan kematian akibat tenggelam. “Jarak penemuan kurang lebih lima kilometer dari lokasi awal hanyut. Diduga karena kelengahan orang tua,” ujarnya.
Tangis histeris pecah di lokasi saat ayah korban, Arie Mukti Hartopo (38), melihat tubuh anaknya. Bocah tersebut merupakan putra tunggal pasangan Arie Mukti Hartopo dan Annisa Kurnia Hakim (35), warga Desa Cabean, Kecamatan Sawahan, Madiun. Setelah dilakukan pemeriksaan luar, jenazah korban langsung diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.












