Example floating
Example floating
Jatim

Bertemu Rektor UB, Sygma Bahas Riset, AI dan SMSI Goes to Campus

A. Daroini
×

Bertemu Rektor UB, Sygma Bahas Riset, AI dan SMSI Goes to Campus

Sebarkan artikel ini
Bertemu Rektor UB, Sygma Bahas Riset, AI dan SMSI Goes to Campus

Sygma Research and Consulting (SRC) menggelar pertemuan strategis dengan Rektor Universitas Brawijaya (UB), Prof. Widodo, di Gedung Rektorat UB, Malang, untuk membahas tantangan riset nasional, perkembangan kecerdasan buatan (AI), serta peran generasi muda dalam menghadapi tantangan bangsa ke depan.

Dalam pertemuan tersebut, CEO Sygma, Ken Bimo Sultoni, menyampaikan bahwa tantangan bangsa saat ini tidak hanya menyangkut aspek politik dan ekonomi, tetapi juga bagaimana dunia pendidikan mampu beradaptasi dengan cepat terhadap revolusi teknologi, khususnya AI.

Baca Juga: Konsisten Dukung TNI/ Polri KAI Daop 7 Madiun Berikan Diskon Tarif Mudik

Ia menekankan pentingnya sinergi antara kampus, dunia riset, dan media dalam membentuk ekosistem pengetahuan yang kokoh dan inklusif.

Prof. Widodo menyambut baik pertemuan tersebut dan menegaskan komitmen UB dalam mendukung riset-riset yang aplikatif serta pengembangan teknologi yang berbasis pada nilai-nilai kemanusiaan dan keindonesiaan.

Baca Juga: Sinergi LDII dan Ponpes Wali Barokah Kediri Wujudkan Kesalehan Sosial Melalui Santunan Anak Yatim dan Dhuafa

“Kami menyadari pentingnya inovasi berbasis riset, namun tetap memegang prinsip etika dan relevansi sosial. AI harus menjadi alat pemberdayaan, bukan pengganti peran manusia,” ujar Prof. Widodo.

Dalam kesempatan yang sama, Sygma juga memperkenalkan program kerja sama dengan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) bertajuk “SMSI Goes to Campus”, yang mengusung tema Pelatihan Jurnalistik Klasik dan Penggunaan AI di Era Digital.

Baca Juga: Tiket Kereta Api Masih Tersedia!! Daop 7 Madiun Beri Diskon Klas Eksekutif Saat Arus Balik Lebaran H+5

Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas mahasiswa dalam menghadapi dinamika media digital, sekaligus memperkenalkan pendekatan jurnalistik berbasis etika dan teknologi.