Example floating
Example floating
Infobis

Bantah Minyak Goreng Langka, Kemendag: Tersedia, tapi Ada yang Bermain

A. Daroini
×

Bantah Minyak Goreng Langka, Kemendag: Tersedia, tapi Ada yang Bermain

Sebarkan artikel ini
Bantah Minyak Goreng Langka, Kemendag: Tersedia, tapi Ada yang Bermain

Masyarakat mengeluhkan ketersediaan minyak goreng yang langka di pasaran. Sudah sekitar 3 bulan ini, masyarakat selalu berkutat dengan masalah tersebut.

Terkait hal itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (Dirjen PDN), Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan menampik kabar minyak goreng langka.

Baca Juga: H2+1 Lebaran 1447 H Daop 7 Madiun Catat Berangkatkan Lebih  17 Ribu Penumpang Dihimbau Bawa Bagasi Sesuai Aturan

“Pertama, minyak goreng ini tidak langka, tersedia,” terang dia dalam diskusi publik secara daring, Selasa (8/3).

Oke Nurwan mengatakan hal yang menjadi masalah di lapangan adalah masyarakat itu mencari harga yang murah, yakni sesuai harga eceran tertinggi (HET) sekitar Rp 14 ribu per liter. Namun, untuk ketersediaan minyak goreng sendiri masih aman.

Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu

“Hanya masalahnya yang dituntut masyarakat itu mana yang Rp 14 ribu, mana yang Rp 13 ribu, mana yang Rp 11.500, kalau harga tinggi banyak, di mana-mana ada, ke pasar mana pun harga tinggi ada, pasti ada, online juga ada,” terangnya.

Apalagi, pihaknya terhitung sejak 14 Februari telah mendistribusikan sekitar 370 juta liter minyak goreng ke semua provinsi. Sementara itu, rata-rata konsumsi nasional per hari adalah 20 juta liter, artinya kelangkaan ini tidak ada.

Baca Juga: Sangat Dinanti Perajin Genting di Lamongan Berharap Kebijakan Gentengisasi Prabowo Hidupkan Industri Lokal yang Hampir Mati Suri

“Ini mau bulan ketiga, secara prinsip minyak goreng yang beredar itu (ada), tapi ada yang mempermainkan, baik dari aliran (distribusi) dan harga,” tandas Oke Nurwan.