
Jombang, ( Memo.co.id )
Baca Juga: Menteri Imigrasi Diminta Pimpin Investigasi Dugaan Kekerasan Oknum Petugas Lapas Kediri
Hati hati saat momong bayi. Jika lengah dan kurang memperhatikan karena kesibukannya, bisa menyesal seumur hidup. Setidaknya, ini dialami oleh Sri Eka Rahma( 43) warga desa Mojoduwur Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Gara gara lengah sebentar saja, anaknya benama Kananta Putra Pambudi, ditemukan sudah dalam keadaan mati dalam dasar sumur.
Gara garanya, orangtua balita tersebut, membiarkan anaknya bermain dekat sumur. Saat itu, Sri Eka Raha akan memandikan anaknya. Balita tersebut dimasukkan dalam bak karena akan dimandikan. Bak yang biasa digunakan mandi itu dekat dengan sumur. Sumur milik keluarga tersebut memang sedang dikeringkan dengan menggunakan mesin diesel.
Baca Juga: Dugaan Penganiayaan Mantan Napi Lapas Kelas IIA Kediri Resmi Dilaporkan ke Polda Jatim
Sedang Sri Eka Rahma ke dapur membereskan peralatan dapurnya. Setelah beres beres selesai, wanita itu kembali ke belakang untuk segera memandikan anaknya. Namun, dia kaget karena anaknya tidak terlihat. Dia bingung karena bak yang biasa digunakan memandikan anaknya tersebut kosong. Karuan saja, ibu dari balita itu mencari kemana mana.
Namun, betepa terkejutnya, ketika bayinya sudah dalam kondisi mengapung di dalam sumur. Dia teriak minta bantuan le tetangga kanan kiri. Karena musibah itu, akhirnya warga sekitar berdatangan. Warga berusaha melakukan evakuasi bayi dalam sumur tersebut. Evakuasi berjalan cukup lama, karena posisinya di kedalaman sumur itu.
Kepala Sub Bagian Humas Polres Jombang Iptu Subadar mengatakan, kasusnya memang murni musibah. Tidak ada tindak kriminal. ” Tidak ada tanda tanda kekerasan dalam tubuh balita tersebut. Itu murni musibah dan korban langsung disemayamkan keluarga, setelah dilakukan evakuasi,” kata Subadar. ( dmr/ tio )












