Hingga hari ini, 10.012 SPPG telah resmi terbentuk di seluruh Indonesia, melebihi target 10.000 yang ditetapkan pada akhir September.
Dadan memperkirakan keberhasilan pembentukan SPPG ini akan mempercepat serapan anggaran secara signifikan. Dengan asumsi satu SPPG menyerap antara Rp900 juta hingga Rp1 miliar, BGN percaya diri bahwa penyerapan anggaran MBG akan bertambah hingga Rp5 triliun dalam lima hari ke depan.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
Untuk mendukung percepatan ini, BGN membagi wilayah pemantauan gizi menjadi tiga zona utama: Sumatera, Jawa, dan Indonesia Timur. Dua pandangan yang kontras—antara optimisme pencapaian target struktural BGN dan ancaman efisiensi anggaran Kemenkeu—menandai tantangan utama dalam implementasi program MBG ini.












