Jakarta, Memo
Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) memasuki babak baru. Jika di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) kucuran dana pembangunan disalurkan secara masif melalui berbagai kementerian, di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, strategi anggaran IKN kini mengalami pergeseran signifikan. Fokus utama kini dialihkan ke Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), yang anggarannya melonjak drastis.
Sejak pembangunan dimulai pada 2022 hingga akhir masa jabatan Jokowi pada 2024, negara telah mengucurkan dana sebesar Rp 75,8 triliun. Anggaran ini mayoritas digelontorkan melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yang menjadi ujung tombak di lapangan. Rinciannya:
2022: Rp 5,5 triliun
2023: Rp 27 triliun
2024: Rp 43,3 triliun
Memasuki tahun 2025, strategi anggaran berubah. Anggaran OIKN yang sebelumnya hanya berkisar ratusan miliar, kini naik pesat.
Dalam dokumen Nota Keuangan dan RAPBN 2026, tercatat anggaran Otorita IKN sebagai berikut:












