Example floating
Example floating
Life StyleSehat Bugar

Ancaman Penyakit X, WHO Siap Hadapi Kegelisahan Dunia

Alfi Fida
×

Ancaman Penyakit X, WHO Siap Hadapi Kegelisahan Dunia

Sebarkan artikel ini
Ancaman Penyakit X, WHO Siap Hadapi Kegelisahan Dunia
Ancaman Penyakit X, WHO Siap Hadapi Kegelisahan Dunia

MEMO

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kembali menyoroti urgensi persiapan menghadapi ancaman Penyakit X dalam World Economic Forum (WEF). Sekretaris Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menggarisbawahi pentingnya mencapai perjanjian pandemi pada bulan Mei sebagai langkah krusial dalam mengatasi “musuh bersama.”

Baca Juga: Waspada Kesehatan Kasus Leptospirosis Naik di Awal 2026 Musim Hujan Jadi Faktor Utama Penyebaran Bakteri Kencing Tikus di Jawa Timur

Dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Ghebreyesus menekankan perlunya menyatukan pengalaman dan solusi global untuk menghadapi Penyakit X, yang dijelaskan sebagai patogen hipotetis yang menjadi fokus untuk merencanakan respons terhadap krisis kesehatan di masa depan.

Sekretaris Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus Soroti Tantangan Global

Persiapan menghadapi ancaman dari Penyakit X, yang dibahas kembali oleh World Health Organization (WHO) dalam Forum Ekonomi Dunia (WEF), menjadi sorotan utama. Sekretaris Jenderal WHO menyoroti pentingnya kesiapan menghadapi Penyakit X dan mengharapkan adanya perjanjian pandemi pada bulan Mei untuk mengatasi tantangan bersama.

Baca Juga: Manfaat Segar Air Kelapa Tak Selalu Universal, Perhatikan Kondisi Ini Sebelum Minum

Dalam acara di Davos, Swiss, Tedros Adhanom Ghebreyesus, Sekretaris Jenderal WHO, menekankan perlunya mencapai kesepakatan pandemi untuk menghadapi “musuh bersama” ini. Dikutip dari Anadolu Agency, ia menyatakan, “Perjanjian pandemi dapat menggabungkan pengalaman dan solusi dari seluruh dunia menjadi satu kesatuan.”

Ghebreyesus menegaskan bahwa persiapan menghadapi Penyakit X sangat penting, termasuk penelitian, pengembangan, infrastruktur kesehatan, dan tenaga kerja. Kesehatan primer, yang telah terbukti kritis selama pandemi COVID-19, juga menjadi fokus utama. “Masyarakat harus bersiap menghadapi Penyakit X, dengan prioritas pada kesehatan masyarakat, pendidikan, dan komunikasi,” tambahnya.

Baca Juga: 5 Cara Ampuh Memanfaatkan Air Kelapa untuk Rambut Sehat!

Kesiapan WHO dan Tantangan Bersama Global

Pentingnya perjanjian pandemi juga ditekankan oleh Ghebreyesus, yang berpendapat bahwa ini akan membantu mempersiapkan masa depan dengan lebih baik. Ia menyoroti bahwa Penyakit X merupakan “musuh bersama,” dan tanpa respons bersama, dunia dapat menghadapi masalah serupa dengan COVID-19.

Dengan batas waktu perjanjian pandemi hingga Mei 2024, Ghebreyesus berharap agar negara-negara dapat mencapai kesepakatan pada waktu yang ditentukan. Dalam konteks ini, ia menyatakan bahwa jika generasi saat ini tidak mampu mencapainya, generasi berikutnya mungkin juga tidak akan bisa.