Sebagai langkah pencegahan, Alfamidi juga melakukan edukasi dan meminta pengertian dari para juru parkir liar agar menghentikan aktivitas mereka. Jika pendekatan persuasif ini tidak diindahkan, barulah perusahaan mengambil tindakan tegas bersama aparat setempat.
“Kami juga melakukan pendekatan persuasif, terutama pada gerai-gerai yang dekat dengan lingkungan sekitar. Kami meminta bantuan masyarakat sekitar untuk memberikan pengertian dan edukasi kepada warga yang menjadi juru parkir liar agar tidak melanjutkan tindakan tersebut,” jelas Afid.
“Jika pendekatan ini tidak dihiraukan, kami akan mengambil tindakan lebih lanjut karena ini menyangkut keamanan dan kenyamanan konsumen, sehingga diperlukan tindakan konkret,” tegasnya.
Selain itu, Afid menyatakan bahwa Alfamidi terus bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memberantas praktek parkir liar ini. Di beberapa daerah, pemerintah setempat telah mengeluarkan peraturan yang melarang juru parkir liar.
Baca Juga: Umi Sjarifah, Pemred Media Sudut Pandang Raih Anugerah INDOPOSCO atas Dedikasi Jurnalistik
Dengan berbagai upaya ini, Alfamidi berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi para konsumennya.
Upaya Berkelanjutan Alfamidi Menghadapi Juru Parkir Liar
Alfamidi terus berkomitmen untuk menanggulangi masalah juru parkir liar di sekitar gerainya melalui tindakan penertiban berkala dan kerja sama dengan aparat keamanan setempat. Meskipun demikian, tantangan tetap ada karena para juru parkir liar sering kali kembali setelah penertiban dilakukan. Oleh karena itu, penertiban dan monitoring harus dilakukan secara berkelanjutan.
Baca Juga: Kecelakaan Tragis di Lokasi Bencana Longsor, Dua Polisi Terhimpit Truk Militer












