Memo,Lumajang.
Aksi pencurian yang kini marak kembali terjadi di Kabupaten Lumajang. Kali ini, Kantor Desa Alun-alun, Kecamatan Ranuyoso, menjadi salah satu sasaran pembobolan yang menjadi penyebab dua unit sepeda motor milik mahasiswa kerja kuliah nyata (KKN) dicuri oleh sang maling pada Rabu (7/8/25).
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
Aksi pencurian tersebut mula-mula dengan mencungkil atau membobol dinding jendela yakni dapur kantor desa, agar dapat masuk ke dalam pelaku memanjat jendela tersebut. Alih-alih kantor kepala Desa tersebut sedang dihuni oleh beberapa mahasiswa yang sedang melakukan kerja kuliah nyata (KKN), dan 2 unit sepeda motor tersebut terparkir di dapur kantor desa.
Salah satu mahasiswa selaku korban yakni Ika Wahyu baru mengetahui kendaraannya hilang ketika diberitahu oleh perangkat desa setempat tentang keberadaan kendaraan yang sudah tidak terparkir di dapur kantor kepala Desa.
“Jadi ini awalnya ini tahu dari perangkat desa ada yang membobol kantor. Setelah dilihat motor saya sudah tidak ada, ada dua motor yang hilang diparkir di dapur,” terangnya, Kamis (7/8/2025).
Peristiwa tersebut sangat disayangkan oleh Camat Ranuyoso, Masrurin. Hal tersebut sangat disesalkan oleh mahasiswa yang sedang melakukan kerja kuliah nyata (KKN) dan masih ada beberapa program kerja yang akan dijalankan, sedangkan para mahasiswa tersebut ini telah menjadi korban pencurian.
Hal tersebut merupakan kejadian yang tidak hanya merugikan materi tetapi juga secara moral.Namun karena upaya membobol dinding diduga gagal, pelaku kemudian memilih masuk melalui jendela dapur. Dari ruangan itulah dua unit sepeda motor milik mahasiswa KKN dibawa kabur.












