Example floating
Example floating
Jatim

Ada Tengkorak Manusia Saat Ekskavasi di Situs Mbah Blawu Jogoroto Jombang

A. Daroini
×

Ada Tengkorak Manusia Saat Ekskavasi di Situs Mbah Blawu Jogoroto Jombang

Sebarkan artikel ini
Ada Tengkorak Manusia Saat Ekskavasi di Situs Mbah Blawu Jogoroto Jombang

Selain menemukan tengkorak manusia, ekskavasi tahap dua di Situs Mbah Blawu, juga menemukan sumuran sumuran berdimensi 1,5 x 1,5 meter. Letaknya di tengah bangunan candi. Tim arkeolog kemudian melakukan penggalian sumuran. Pada kedalaman 3 meter ditemukan batu andesit yang berbentuk lonjong. Pada tengah batu tersebut terdapat lubang berukuran 22 x 22 cm. Setelah dikomunikasi dengan beberapa peneliti klasik, kuat dugaan batu tersebut digunakan untuk menempatkan pripih.

Lokasi penemuan tengkorak manusia di Situs Mbah Blawu Jombang Pripih adalah benda-benda tertentu yang ditempatkan dalam wadah (biasannya kotak dari batu, wadah gerabah atau perunggu) untuk ditanam di beberapa tempat dalam bangunan candi. Tujuannya untuk menarik daya magis atau daya kesakralan. Pada umumnya pripih terdiri atas logam mulia, batu mulia, mantra atau rajah.

Baca Juga: Reses M Hadi DPRD Jatim Asal Golkar Temukan Keluhan Warga Atas Kurang Singkronnya Kebijakan Walkot Kediri dengan Kadis

“Dari sisi arkeologis pripih selalu ditempatkan di bawah candi. Namun posisinya sebagian umum di bagian tengah atau kita sebut sumuran. Dia membentuk seperti sumur. Sumur sedalam tiga meter ini belum menunjukkan lapisan akhir dari tatanan bata. Nah, batu andesit tersebut digunakan untuk menempatkan pripih. Entah emas atau logam mulia lainnya. Tapi pripihnya sendiri tidak kita temukan. Hanya ada lubangnya saja,” kata arkeolog BPK Wilayah XI Jatim, Pahadi, Senin (17/10/2022).

Pahadi menduga pripih tersebut sudah hilang dicuri orang. Indikasinya, pada dinding sumuran sisi timur dan sisi barat sudah rusak. Ada lubang berukuran 60×70 cm di dua sisi tersebut. Indikasi lainnya adalah kondisi tanah galian saat ekskavasi sudah bercampur aduk. Yakni antara tanah growol atau fragmen bata maupun lempung pasir serta ada beberapa fragmen genting.

Baca Juga: Tingkatkan Kinerja Pemkab Seruyan Kunjungi Banyuwangi Untuk Adopsi Inovasi Pelayanan Publik Digital dan Tata Kelola Pemerintahan Modern