Example floating
Example floating
DaerahJatimKEDIRI RAYA

Spirit Baru Wali Kota Kediri Resmikan Masjid Jami Abi Saroni di UIN Syekh Wasil Diharapkan Jadi Pusat Peradaban Kampus dan Moderasi Beragama

Avatar
×

Spirit Baru Wali Kota Kediri Resmikan Masjid Jami Abi Saroni di UIN Syekh Wasil Diharapkan Jadi Pusat Peradaban Kampus dan Moderasi Beragama

Sebarkan artikel ini

Memo.co.id, KEDIRI –  Kota Kediri kini memiliki ikon religi baru yang diproyeksikan menjadi generator semangat intelektual dan spiritual di lingkungan akademisi. Dalam sebuah seremoni khidmat, Wali Kota Kediri resmikan Masjid Jami Abi Saroni di UIN Syekh Wasil diharapkan jadi pusat peradaban kampus yang mampu melahirkan generasi emas berwawasan global namun tetap berakar pada nilai-nilai keislaman. Peresmian ini menandai babak baru bagi sivitas akademika UIN Syekh Wasil untuk memiliki fasilitas ibadah yang megah sekaligus fungsional. Wali Kota menekankan bahwa masjid di area kampus memiliki peran strategis sebagai tempat bertemunya gagasan ilmiah dengan kedalaman spiritual. Dengan arsitektur yang estetik dan fasilitas yang lengkap, Masjid Jami’ Abi Saroni diharapkan menjadi rumah kedua bagi mahasiswa untuk memperdalam ilmu agama di tengah derasnya arus informasi digital di tahun 2026 ini. Langkah ini juga memperkuat posisi Kediri sebagai kota yang sangat peduli terhadap pembangunan karakter manusia melalui penguatan sarana prasarana peribadahan yang berkualitas.

Baca Juga: Gaya Klasik Wali Kota Kediri Luncurkan VW Safari City Tour Promosikan Potensi Wisata dan Ekonomi Lokal Untuk Tarik Turis Domestik

Visi Pembangunan Masjid sebagai Jantung Aktivitas Intelektual Kampus

 Pembangunan infrastruktur di lingkungan pendidikan kini semakin diarahkan pada keseimbangan antara fasilitas belajar dan penguatan karakter spiritual. Saat Wali Kota Kediri resmikan Masjid Jami Abi Saroni di UIN Syekh Wasil diharapkan jadi pusat peradaban kampus, ia menyampaikan bahwa masjid harus menjadi laboratorium sosial bagi mahasiswa. Di sinilah nilai-nilai moderasi beragama harus disemai, agar mahasiswa tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi juga memiliki kepekaan nurani yang tinggi. Wali Kota berharap masjid ini menjadi magnet bagi para pencari ilmu untuk berdiskusi secara sehat mengenai isu-isu kontemporer dalam perspektif Islam.

Masjid Jami’ Abi Saroni dibangun dengan konsep yang sangat ramah terhadap aktivitas mahasiswa. Selain ruang salat utama yang luas, masjid ini dilengkapi dengan area diskusi yang nyaman dan akses informasi yang memadai. Rektor UIN Syekh Wasil mengungkapkan bahwa nama “Abi Saroni” diambil sebagai bentuk penghormatan dan pengabdian, sekaligus pengingat akan perjuangan dakwah Islam di tanah Jawa. Pihak kampus berkomitmen akan mengisi jadwal kegiatan masjid dengan kajian-kajian rutin yang mendatangkan pakar dari berbagai disiplin ilmu, sehingga integrasi antara agama dan sains benar-benar terasa nyata.

Baca Juga: Reses M Hadi DPRD Jatim Asal Golkar Temukan Keluhan Warga Atas Kurang Singkronnya Kebijakan Walkot Kediri dengan Kadis

Bagi Pemerintah Kota Kediri, peresmian ini adalah bagian dari sinergi jangka panjang dengan institusi pendidikan tinggi. Pemerintah daerah menyadari bahwa keberadaan kampus yang dinamis dengan fasilitas yang lengkap akan berdampak positif pada ekosistem kota secara keseluruhan. Wali Kota juga mengajak seluruh pengurus masjid untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid agar masyarakat umum di sekitar kampus juga bisa merasakan manfaat keberadaan rumah ibadah ini. “Masjid ini adalah milik bersama, mari kita makmurkan dengan kegiatan yang membawa kemaslahatan bagi umat,” tegasnya dalam sambutan.

Ke depan, Masjid Jami’ Abi Saroni direncanakan akan mengadopsi sistem manajemen masjid modern berbasis teknologi digital. Mulai dari sistem pengelolaan zakat, infak, dan sedekah hingga publikasi jadwal kajian melalui aplikasi khusus kampus. Dengan demikian, masjid ini tidak hanya menjadi simbol arsitektur yang megah, tetapi juga menjadi pusat data dan syiar Islam yang relevan dengan kebutuhan Gen Z di Kediri. Semangat peradaban baru telah dimulai dari titik ini, membawa pesan perdamaian dan kemajuan dari jantung kampus UIN Syekh Wasil.

Baca Juga: TMMD ke-127 Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Pemkab Kediri Juga Bekali Warga Olahan Ikan Lele

FAQ

Masjid ini terletak di area kampus UIN Syekh Wasil, Kota Kediri, Jawa Timur.

Masjid diresmikan secara langsung oleh Wali Kota Kediri bersama jajaran pimpinan UIN Syekh Wasil.

Ya, meskipun berada di lingkungan kampus, masjid ini terbuka untuk jamaah umum yang ingin melaksanakan ibadah.

Selain arsitekturnya yang megah, masjid ini dirancang menjadi pusat kajian intelektual mahasiswa dengan fasilitas pendukung yang modern.

Masjid ini terletak di area kampus UIN Syekh Wasil, Kota Kediri, Jawa Timur.

Masjid diresmikan secara langsung oleh Wali Kota Kediri bersama jajaran pimpinan UIN Syekh Wasil.

Ya, meskipun berada di lingkungan kampus, masjid ini terbuka untuk jamaah umum yang ingin melaksanakan ibadah.

Selain arsitekturnya yang megah, masjid ini dirancang menjadi pusat kajian intelektual mahasiswa dengan fasilitas pendukung yang modern.