Memo.co.id – Harapan masyarakat Gresik untuk menikmati akses jalan yang layak akhirnya menjadi kenyataan dalam waktu singkat. Setelah sempat viral di media sosial, kini keluhan warga dijawab cepat jalan rusak Duduk Sampeyan Betoyo Guci mulai diperbaiki oleh jajaran Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gresik. Ruas jalan strategis yang menghubungkan beberapa desa produktif ini sebelumnya berada dalam kondisi yang memprihatinkan, dengan lubang-lubang dalam yang mengancam keselamatan pengendara motor. Namun, per hari ini, alat berat sudah nampak menderu di lokasi untuk melakukan normalisasi aspal. Langkah responsif ini menunjukkan komitmen serius pemerintah daerah dalam mengutamakan keselamatan publik dan kelancaran mobilitas ekonomi warga di awal tahun 2026 ini.
Faktor Penyebab Kerusakan Jalan dan Pentingnya Respon Cepat Pemerintah
Kerusakan jalan di kawasan Duduk Sampeyan menuju Betoyo memang sudah menjadi “makanan sehari-hari” yang pahit bagi warga sekitar. Intensitas kendaraan bermuatan besar yang melintas menuju area industri, ditambah dengan cuaca ekstrem di awal tahun, membuat struktur aspal cepat terkelupas. Namun, kali ini keluhan warga dijawab cepat jalan rusak Duduk Sampeyan Betoyo Guci mulai diperbaiki dengan standar kualitas yang lebih baik. Dinas terkait tidak hanya melakukan tambal sulam, melainkan pengupasan lapisan lama untuk diganti dengan material yang lebih tahan lama terhadap genangan air dan beban tonase tinggi.
Pengerjaan ini dilakukan secara bertahap untuk menghindari kemacetan total di jalur penghubung antar-kecamatan tersebut. Tim teknis di lapangan bekerja lembur guna memastikan setiap titik lubang tertutup sempurna sebelum puncak musim penghujan kembali datang. Warga di sekitar Petisbenem dan Guci mengaku lega karena tuntutan mereka yang disampaikan melalui kanal pengaduan digital langsung mendapatkan atensi dari Bupati dan jajarannya. Hal ini membuktikan bahwa sinergi antara laporan warga dan aksi pemerintah bisa berjalan sangat efektif jika dikelola dengan manajemen yang responsif.
Infrastruktur jalan merupakan urat nadi ekonomi di Kabupaten Gresik. Dengan diperbaikinya jalur ini, biaya logistik diharapkan bisa ditekan dan risiko kerusakan kendaraan bagi warga lokal bisa diminimalisir. Pemerintah juga mengimbau agar pengguna jalan tetap bersabar selama proses pengerjaan berlangsung, mengingat adanya sistem buka-tutup jalur di beberapa titik. Pengawasan terhadap kontraktor pelaksana juga diperketat agar spesifikasi aspal yang digunakan sesuai dengan kontrak kerja, sehingga jalan tidak kembali rusak dalam waktu singkat.
Baca Juga: Tragis Bocah 7 Tahun di Driyorejo Gresik Tewas Hanyut di Selokan Saat Hujan Deras Melanda
Kedepannya, Pemkab Gresik berencana melakukan audit menyeluruh terhadap sistem drainase di sepanjang jalur Duduk Sampeyan hingga Betoyo. Hal ini krusial karena seringkali kerusakan aspal dipicu oleh saluran air yang mampet, sehingga air meluap ke badan jalan. Dengan perbaikan yang terintegrasi antara jalan dan drainase, diharapkan umur pakai infrastruktur ini bisa lebih panjang. Kesigapan ini menjadi bukti bahwa pemerintah daerah tidak hanya mendengar, tapi juga bertindak nyata demi kenyamanan masyarakatnya.
FAQ
Target pengerjaan tahap pertama diperkirakan selesai dalam waktu 14 hari kerja tergantung cuaca.
Tidak ada pengalihan total, namun diberlakukan sistem buka-tutup secara situasional di lokasi proyek.
Untuk saat ini fokus pada pengaspalan ulang (overlay) dengan penguatan struktur di titik yang rusak parah.
Warga Gresik bisa melapor melalui aplikasi pengaduan resmi atau media sosial resmi Pemkab Gresik.












