Example floating
Example floating
DaerahSURABAYA RAYA

Layanan Spesial Polrestabes Surabaya Kembalikan 152 Kendaraan Hasil Bazar Barang Bukti Ambil Motor Gratis Pasang Alarm

Avatar
×

Layanan Spesial Polrestabes Surabaya Kembalikan 152 Kendaraan Hasil Bazar Barang Bukti Ambil Motor Gratis Pasang Alarm

Sebarkan artikel ini

Memo.co.id, SURABAYA –  Kabar gembira datang bagi warga Kota Pahlawan yang pernah kehilangan kendaraan bermotornya, di mana kini Polrestabes Surabaya kembalikan 152 kendaraan hasil bazar barang bukti ambil motor gratis pasang alarm sebagai bentuk pelayanan prima. Program inovatif ini digelar untuk memastikan barang bukti hasil tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dapat segera kembali ke tangan pemilik yang berhak tanpa dipungut biaya sepeser pun. Tidak hanya sekadar mengembalikan, pihak kepolisian juga menunjukkan kepedulian ekstra dengan membekali kendaraan tersebut dengan sistem keamanan tambahan. Langkah ini diambil guna meminimalisir risiko kendaraan tersebut menjadi sasaran pelaku kejahatan untuk kedua kalinya di masa mendatang.

Inovasi Pelayanan: Ambil Motor Gratis dan Bonus Sistem Keamanan


 Mapolrestabes Surabaya dipenuhi oleh warga yang tampak antusias sekaligus haru pada agenda penyerahan barang bukti kendaraan bermotor pekan ini. Sebanyak 152 unit kendaraan, yang terdiri dari berbagai jenis sepeda motor dan mobil, telah berhasil diidentifikasi pemiliknya setelah sebelumnya disita dari berbagai pengungkapan kasus kejahatan jalanan. Bazar barang bukti ini merupakan tindak lanjut dari komitmen kepolisian untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan aset bagi masyarakat. Kapolrestabes Surabaya menekankan bahwa seluruh proses pengambilan kendaraan ini sepenuhnya gratis, selama pemilik dapat menunjukkan bukti kepemilikan yang sah di hadapan petugas.

Baca Juga: Sangat Unik Hotel Lamora Surabaya Sajikan Perpaduan Menu Madura Arab dan Chinese untuk Iftar 2026 yang Menggugah Selera

Proses verifikasi dilakukan dengan sangat teliti namun tetap cepat. Warga diminta membawa dokumen asli berupa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Jika dokumen tersebut ikut hilang atau terbakar saat kejadian, warga bisa menyertakan surat keterangan lapor kehilangan dari kepolisian setempat. Petugas di lapangan dengan sigap mencocokkan nomor rangka dan nomor mesin kendaraan untuk memastikan tidak ada kekeliruan dalam proses serah terima. Transparansi ini sangat diapresiasi oleh warga yang selama ini merasa bingung bagaimana cara mengambil kembali motor mereka yang telah ditemukan oleh polisi.

Hal yang paling menarik dari program kali ini adalah pemberian bonus berupa pemasangan alarm keamanan secara cuma-cuma. Polrestabes Surabaya menyadari bahwa para penyintas curanmor seringkali mengalami trauma dan kekhawatiran berlebih akan kehilangan aset mereka lagi. Dengan memasang alarm, kendaraan diharapkan memiliki sistem pertahanan dini yang dapat menggagalkan niat pelaku pencurian. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk menekan angka kriminalitas di Surabaya. Edukasi mengenai pentingnya kunci ganda dan sistem alarm juga diberikan langsung oleh personel kepolisian kepada setiap warga yang hadir.

Baca Juga: Komunitas Perlima Meluncurkan Buku Fantasia Sebagai Kado 5 Tahun Perjalanan Literasi Anak Surabaya

Bazar barang bukti ini juga menjadi pesan tegas bagi para pelaku kejahatan di wilayah Surabaya. Kepolisian membuktikan bahwa mereka tidak hanya mampu melakukan penangkapan, tetapi juga berhasil mengamankan kembali aset milik warga. Data menunjukkan bahwa efektivitas pengungkapan kasus curanmor di Surabaya terus meningkat seiring dengan partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi. Kapolrestabes mengajak warga untuk lebih waspada dan tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar agar tindakan kriminal dapat dicegah sedini mungkin.

Bagi warga yang kendaraannya belum masuk dalam daftar 152 unit ini, pihak kepolisian menyarankan untuk secara berkala mengecek akun media sosial resmi Polrestabes Surabaya. Daftar barang bukti yang berhasil diamankan seringkali diunggah secara digital agar jangkauan informasinya lebih luas. Kerja sama antara jajaran Satreskrim dan masyarakat menjadi kunci utama dalam memutus rantai penadahan motor curian. Polisi juga mengimbau agar masyarakat tidak tergiur membeli kendaraan dengan harga murah yang tidak memiliki surat-surat resmi, karena hal tersebut termasuk dalam kategori penadahan barang curian.

Baca Juga: Pelita Jaya Bungkam Pacific Caesar Surabaya 96-53 pada Laga Tandang IBL GoPay 2026

Salah satu pemilik motor yang berhasil mengambil kembali kendaraannya mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam. Ia mengaku motor tersebut adalah satu-satunya alat transportasi untuk bekerja yang hilang enam bulan lalu. “Terima kasih banyak Bapak Polisi, motor saya kembali dengan selamat, bahkan sekarang dipasangi alarm gratis. Pelayanannya sangat baik dan tidak sulit,” ujarnya di lokasi. Testimoni positif semacam ini memperkuat citra kepolisian sebagai pengayom masyarakat yang responsif dan solutif.

Ke depan, Polrestabes Surabaya berencana menjadikan program bazar barang bukti ini sebagai agenda rutin. Dengan manajemen barang bukti yang lebih tertata, gudang penyimpanan kepolisian tidak akan penuh sesak, dan warga pun mendapatkan haknya kembali dengan lebih cepat. Surabaya diharapkan dapat menjadi kota yang lebih aman dan nyaman, di mana sinergi antara aparat penegak hukum dan warga terjalin dengan sangat harmonis demi menjaga ketertiban umum.

FAQ

Benar, seluruh proses pengambilan motor hasil sitaan dalam program bazar ini gratis 100%.

Pemilik wajib membawa KTP, STNK, dan BPKB asli (atau surat keterangan sah jika dokumen hilang).

Fasilitas ini diberikan kepada warga yang mengambil kendaraannya dalam program bazar barang bukti ini sebagai bonus pengamanan.

Pengambilan bisa dikuasakan dengan membawa surat kuasa bermaterai dan identitas asli pemberi serta penerima kuasa.