- Viralnya ikon Patung Macan Putih di Kediri memicu geliat ekonomi kreatif bagi warga sekitar yang menangkap peluang bisnis unik.
- Berbagai produk suvenir seperti kaos hingga gantungan kunci kini mulai diproduksi massal untuk memenuhi permintaan wisatawan.
- Inisiatif swadaya masyarakat ini diharapkan mampu meningkatkan potensi pariwisata daerah melalui komoditas oleh-oleh khas setempat.
Geliat Ekonomi Kreatif Melalui Souvenir Patung Macan Putih Kediri
Kemunculan ikon Patung Macan Putih di wilayah Kediri belakangan ini tidak hanya sekadar menjadi perhatian di jagat maya, tetapi juga bertransformasi menjadi mesin penggerak ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
Warga setempat secara cerdas memanfaatkan momentum viralnya monumen tersebut dengan meluncurkan berbagai lini produk kreatif yang mencirikan identitas lokal. Langkah ini diambil sebagai respons atas tingginya antusiasme masyarakat dan pelancong yang ingin membawa pulang kenang-kenangan yang merepresentasikan ikon terbaru dari kota tersebut.
Baca Juga: Hari ke 5 Mudik Natal 2025 Tahun Baru 2026 !!!!! PT KAI Daop 7 Madiun Pastikan Ketersediaan Tiket
Inovasi Produk di Tangan Warga
Seiring dengan semakin populernya lokasi Patung Macan Putih sebagai titik kumpul baru atau objek swafoto, kebutuhan akan buah tangan mulai meningkat secara signifikan. Para perajin lokal mulai memproduksi kaos dengan desain grafis yang artistik, menonjolkan estetika dari patung tersebut.
Tak hanya pakaian, aksesori kecil seperti gantungan kunci dan pernak-pernik lainnya juga mulai membanjiri pasar lokal. Produk-produk ini tidak hanya dijual secara konvensional di sekitar lokasi, tetapi juga mulai merambah pasar digital untuk menjangkau audiens yang lebih luas.
Baca Juga: Peringati Hari Ibu, KAI Daop 7 Madiun Ada Yang Unik Guna Sapa Pelanggan di Stasiun Madiun
Keunikan dari produk-produk ini terletak pada sentuhan buatan tangan yang tetap menjaga kualitas. Para pelaku UMKM di Kediri melihat bahwa tren “viral” di media sosial harus segera dibarengi dengan ketersediaan produk fisik.
Hal ini bertujuan agar momentum popularitas tidak hilang begitu saja, melainkan menjadi fondasi bagi pertumbuhan usaha mikro yang berkelanjutan. Harga yang ditawarkan pun relatif terjangkau bagi semua kalangan, sehingga perputaran barang terjadi dengan cukup cepat.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Fenomena ini juga menciptakan lapangan kerja baru bagi anak muda dan ibu rumah tangga di lingkungan sekitar. Proses produksi mulai dari tahap desain, penyablonan, hingga pengemasan melibatkan banyak tangan kreatif lokal.












