Example floating
Example floating
KEDIRI RAYA

Wali Kota Memohon Doa dan Restu dari Para Kiai Pesantren di Kota Kediri

Hamzah Jurnalis
×

Wali Kota Memohon Doa dan Restu dari Para Kiai Pesantren di Kota Kediri

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Memohon Doa dan Restu dari Para Kiai Pesantren di Kota Kediri

Di tengah dinamika pembangunan Kota Kediri, sebuah pemandangan yang meneduhkan hati tersaji pada Rabu (9/7/2025). Wali Kota termuda di Indonesia, Vinanda Prameswati, didampingi Wakil Wali Kota Qowimuddin Thoha, meluangkan waktu berharga mereka untuk “sowan” atau berkunjung ke kediaman dua tokoh ulama kharismatik.

Kunjungan ini bukan sekadar agenda protokoler, melainkan sebuah gestur mendalam untuk mempererat simpul silaturahmi dan memohon restu spiritual demi kemajuan Kota Tahu.

Baca Juga: Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Direktur Operasi KAI Lakukan Inspeksi Lintas di Wilayah Daop 7 Madiun

Dua kiai sepuh yang menjadi tujuan utama kunjungan ini adalah KH. Agus Abdul Madjid Ali Fikri dari Pondok Pesantren Kedunglo, dan KH. Zubaduzzaman dari Pondok Pesantren Al Ishlah Bandar Kidul.

Di setiap kediaman, suasana hangat dan penuh kekeluargaan langsung terasa. Obrolan santai, namun sarat makna, mengalir di antara pemimpin daerah dan pemuka agama. Kunjungan ini seolah menegaskan kembali betapa vitalnya peran ulama sebagai tiang penyangga moral dan spiritual masyarakat.

Baca Juga: Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Inspeksi Keselamatan dan Pelayanan di Wilayah Daop 7 Madiun

“Tujuan utama kami sowan ke para kiai ini pastinya untuk bersilaturahmi. Ini menjadi upaya kami sebagai pemerintah, untuk terus mempererat hubungan baik yang telah terjalin dengan para kiai,” jelas Mbak Wali, sapaan akrab Wali Kota Vinanda.

Dalam setiap nadanya, terpancar keyakinan akan kolaborasi yang tak tergantikan. “Kami meyakini, bahwa sinergi antara ulama dan umara sangat penting dalam menjaga dan membangun Kota Kediri yang lebih Mapan dan berakhlak,” tambahnya, menegaskan visi pembangunan yang tidak hanya berorientasi fisik, tapi juga spiritual dan moral.

Baca Juga: Sengketa Proyek Alun-alun Masuk Babak Baru, Selisih Pembayaran Rp 9 M Lebih  Ditolak Kontraktor, begini pernyataan Kadis PUPR Kota Kediri