Nama dua jenderal Polri tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial sebagai calon kuat Kapolri pengganti Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Mereka adalah Irjen Rudi Darmoko dan Komjen Rudy Heriyanto. Isu pergantian Kapolri ini mulai beredar luas, memicu spekulasi di kalangan publik.
Irjen Pol. Rudi Darmoko, yang saat ini menjabat sebagai Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), mencuat ke permukaan. Ia dijagokan bukan hanya karena rekam jejaknya, tetapi juga karena ayahnya, Letkol Inf. (Purn.) Jumadi, adalah mantan pelatih Presiden terpilih Prabowo Subianto saat di Kopassus. Koneksi ini menambah daya tarik namanya dalam bursa pimpinan tertinggi Korps Bhayangkara.
Sementara itu, Komjen Rudy Heriyanto, yang menjabat Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), juga menjadi topik hangat di platform X (Twitter). Sebuah cuitan yang diunggah pada Sabtu, 31 Mei 2025, telah dilihat lebih dari 1,1 juta kali, menunjukkan tingginya minat publik terhadap sosoknya sebagai kandidat Kapolri selanjutnya.
Kapan Jenderal Listyo Sigit Prabowo Pensiun?
Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang dilantik sebagai Kapolri pada 27 Januari 2021 di era Presiden Jokowi, adalah lulusan Akpol angkatan 1991. Lahir di Maluku pada 5 Mei 1969, saat ini ia berusia 56 tahun. Secara aturan institusi Polri, usia pensiun adalah 58 tahun. Dengan demikian, Jenderal Listyo Sigit Prabowo diperkirakan baru akan pensiun dua tahun ke depan, yaitu pada 2027.
Meskipun masa pensiunnya masih relatif jauh, isu pergantian ini tetap menarik perhatian, terutama karena dalam institusi Polri, hanya ada satu orang yang berhak menyandang pangkat jenderal bintang empat.
Profil Irjen Pol. Rudi Darmoko: Putra Pelatih Prabowo dan Peraih Adhi Makayasa
Irjen Pol. Rudi Darmoko, peraih penghargaan Adhi Makayasa Akpol tahun 1993, kini menjadi sorotan utama dalam bursa calon Kapolri. Jurnalis senior Hersubeno Arief bersama Analis Universitas Nasional Jakarta, Selamat Ginting, membahas karier Rudi Darmoko yang sempat “terkatung-katung” pasca-menjabat Wakapolda Sulawesi Utara pada 2021.
Selamat Ginting menyoroti bahwa karier Rudi Darmoko baru mulai melejit di era pemerintahan Prabowo, ketika ia diangkat menjadi Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kepolisian Negara Republik Indonesia. “Setelah Listyo Sigit jadi Kapolri nasib Rudi terkatung-katung, langsung jadi widyaiswara. Padahal ia lulusan terbaik 1993 beberapa temannya justru jadi Kapolda, malah dia ketinggalan. ’94, ’95, ’96 sudah menjadi Kapolda,” kata Slamet.












