Trenggalek, Memo.co.id – Bencana banjir dan tanah longsor melanda Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, menyebabkan satu anak meninggal dunia dan enam warga lainnya masih dalam pencarian. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi insiden ini pada Rabu (21/5/2025).
“Satu anak berusia enam tahun, berinisial MH, ditemukan meninggal dunia setelah terbawa arus banjir di Kecamatan Munjungan,” jelas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya di Jakarta.
Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu
Hujan deras yang mengguyur sejak Senin (19/5/2025) malam menyebabkan dua sungai di Trenggalek meluap. Akibatnya, banjir meluas ke lima kecamatan, yaitu Trenggalek, Munjungan, Pogalan, Karangan, dan Gandusari, dengan ketinggian genangan air bervariasi antara 30 sentimeter hingga 1 meter.
Abdul Muhari melaporkan bahwa di Kecamatan Trenggalek dan Munjungan, air sudah mulai surut. Namun, di Pogalan dan Karangan, ketinggian air masih berkisar antara 40 hingga 100 sentimeter dan 20 hingga 40 sentimeter. Ironisnya, di Desa Krandegan, Kecamatan Gandusari, ketinggian air justru meningkat drastis akibat jebolnya tanggul sungai.
Upaya Penanganan dan Dampak Material
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek bergerak cepat dengan mendirikan posko darurat di Kecamatan Trenggalek. Mereka terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk melakukan evakuasi dan pendataan warga terdampak.
Selain banjir, pada saat yang sama, bencana tanah longsor juga terjadi di Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Trenggalek. Longsor ini menimbun tiga rumah warga dan menyebabkan enam orang dilaporkan hilang.
Baca Juga: Menteri Imigrasi Diminta Pimpin Investigasi Dugaan Kekerasan Oknum Petugas Lapas Kediri
BNPB mencatat total kerugian materiil sementara akibat bencana ini. Sebanyak 11 rumah terdampak, dengan lima di antaranya mengalami kerusakan berat. Lima ruas jalan juga tertutup material longsor, satu tanggul jebol, dan satu jembatan turut terdampak.
“Tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap enam warga yang tertimbun longsor. Hingga Rabu ini, pencarian korban masih menjadi fokus utama petugas di lapangan,” tegas Abdul Muhari.
Banjir Trenggalek Tanah Longsor Trenggalek Korban Bencana Trenggalek












