Example floating
Example floating
Tekno Digi

Skandal Judi Online: Google vs. Influencer – Siapa Pemenangnya?

Alfi Fida
×

Skandal Judi Online: Google vs. Influencer – Siapa Pemenangnya?

Sebarkan artikel ini
Skandal Judi Online: Google vs. Influencer - Siapa Pemenangnya?
Skandal Judi Online: Google vs. Influencer - Siapa Pemenangnya?

MEMO

Google, perusahaan induk YouTube, mengakui kendala dalam menindak konten live streaming yang mencurigakan promosi judi online berkedok saweran di platformnya. Pihak perusahaan harus mengandalkan aturan komunitas, regulasi pemerintah, atau laporan pengguna untuk menghapus konten semacam itu.

Baca Juga: Google Luncurkan Fitur Baru: Tangkal Deepfake Eksplisit di Pencarian!

Laporan ini membahas hambatan dan tindakan yang diambil oleh Google dan pemerintah Indonesia dalam menangani masalah ini serta dampaknya terhadap influencer yang mempromosikan judi online

Tantangan YouTube dan Pemerintah dalam Menghapus Konten Judi Online

Induk perusahaan YouTube, Google, telah mengakui bahwa mereka tidak dapat secara langsung menghapus konten live streaming yang diduga berisi promosi judi online berkedok saweran. Feliciana Wienathan, Manajer Komunikasi Google Indonesia, menjelaskan bahwa mereka tidak dapat memantau setiap siaran streaming secara individual.

Baca Juga: TMMD ke-127 Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Pemkab Kediri Juga Bekali Warga Olahan Ikan Lele

Oleh karena itu, mereka hanya dapat menghapus video yang mengandung konten promosi judi online setelah siaran selesai dan video diunggah ke layanan video on demand.

Feliciana menjelaskan, “Ketika siaran live streaming selesai, video tersebut diunggah ke layanan video on demand, dan hanya saat itulah kontennya dapat dilihat dan direview.”

Baca Juga: Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Direktur Operasi KAI Lakukan Inspeksi Lintas di Wilayah Daop 7 Madiun

Video yang diduga berisi promosi judi online hanya bisa dihapus jika melanggar pedoman komunitas, regulasi pemerintah, atau jika ada laporan dari pengguna lain. Tiga langkah ini berlaku untuk semua layanan YouTube, termasuk fitur Short, video berformat panjang, dan siaran live.

Sebelumnya, beberapa pemain game online di dunia maya dilaporkan menerima sejumlah uang saweran dari pengembang judi online, dengan jumlah yang mencapai miliaran rupiah per orang. Informasi ini diungkap oleh akun @PartaiSocmed di Twitter, yang merujuk pada data dari platform Sociabuzz, yang digunakan oleh para pemain game online untuk menerima donasi.

Melalui Sociabuzz, para donatur dapat menggunakan platform yang tercantum dalam deskripsi pemain game online untuk memberikan donasi. Doni Salmanan, sebagai contoh, telah menerima donasi besar dari Reza Arap melalui Sociabuzz beberapa waktu lalu.

Langkah Google dan Pemerintah Indonesia dalam Menangani Promosi Judi Online

Akun @PartaiSocmed menulis, “Daftar penghasilan para pemain game online yang mempromosikan judi online berkedok donasi.”

Dalam laporan tersebut, terdapat beberapa nama influencer yang diduga mempromosikan judi online dan menerima saweran hingga miliaran rupiah dari donatur yang terkait dengan platform judi online.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi sebelumnya telah mengingatkan bahwa influencer yang mempromosikan situs judi online juga akan ditindaklanjuti, dan segala bentuk yang terkait dengan judi online akan mendapat perhatian serius.

Menurut Budi, beberapa influencer yang mempromosikan judi online telah ditangani oleh kepolisian. Ia menekankan bahwa hal ini adalah masalah serius dan meminta influencer dan tokoh publik untuk tidak mempromosikan judi slot, karena mereka pasti akan berhadapan dengan penegak hukum.

Budi juga mengatakan bahwa pihaknya akan memantau influencer yang sering menggelar siaran live streaming dan menerima saweran dari pengembang judi online. Aparat penegak hukum akan menindak praktik sawer-menyawer dengan cara memblokir rekening para influencer.

Lebih lanjut, Budi mengungkapkan bahwa pihaknya akan memblokir layanan live streaming yang disertai dengan saweran dari pengembang judi online. Ia berencana untuk berkoordinasi lebih intensif dengan aparat hukum, terutama kepolisian Republik Indonesia, untuk mengatasi masalah ini.

Tantangan Google dalam Menghadapi Promosi Judi Online pada Platform YouTube

Dengan adanya langkah-langkah yang diambil oleh Google dan pemerintah Indonesia, diharapkan masalah promosi judi online yang merugikan masyarakat dapat diminimalkan. Namun, tantangan tetap ada dalam upaya mengawasi dan menghapus konten semacam ini.

Upaya kolaboratif antara platform seperti YouTube dan pemerintah adalah langkah penting dalam menjaga integritas dan keamanan konten online.