Example floating
Example floating
inspirasiJatimPeristiwa

Ratusan Siswa Siap Menjadi Pilar Pertahanan Negara

×

Ratusan Siswa Siap Menjadi Pilar Pertahanan Negara

Sebarkan artikel ini
Ratusan Siswa Siap Menjadi Pilar Pertahanan Negara

MEMO,Surabaya:      Ratusan siswa Komponen Cadangan Matra Laut telah menyelesaikan Pendidikan dan Latihan Dasar Militer (Diklatsarmil) di Komando Pendidikan Marinir Kodiklatal.

Selama 3 bulan, peserta dari berbagai lini elemen masyarakat ini dilatih untuk memperkuat kekuatan dan kemampuan Komponen Utama TNI.

Baca Juga: Reses M Hadi DPRD Jatim Asal Golkar Temukan Keluhan Warga Atas Kurang Singkronnya Kebijakan Walkot Kediri dengan Kadis

Mereka siap menjadi pilar pertahanan negara untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Mengenal Komponen Cadangan Matra Laut: Kekuatan TNI yang Tangguh

Ratusan siswa Komponen Cadangan Matra Laut resmi menyelesaikan Pendidikan dan Latihan Dasar Militer (Diklatsarmil) di Komando Pendidikan Marinir Kodiklatal (Kodikmar Kodiklatal), Gunung Sari Surabaya, pada Senin (31/7).

Baca Juga: Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Inspeksi Keselamatan dan Pelayanan di Wilayah Daop 7 Madiun

Selama 3 bulan peserta dari berbagai lini elemen masyarakat ini dilatih untuk memperkuat kekuatan dan kemampuan Komponen Utama TNI.

Mengenal Komponen Cadangan Matra Laut: Kekuatan TNI yang Tangguh

“Pelaksanaan tahun 2013 dilaksanakan di beberapa Rayon dan Kodam. Komcad harus siap dimobilisasi dengan komando Panglima TNI. Tugasnya memperkuat menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI,” ungkap Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Laut (Dankodiklatal) Letjen TNI Marinir Suhartono membacakan amanat Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Baca Juga: Sengketa Proyek Alun-alun Masuk Babak Baru, Selisih Pembayaran Rp 9 M Lebih  Ditolak Kontraktor, begini pernyataan Kadis PUPR Kota Kediri

Menurut Letjen TNI Marinir Suhartono, Komponen Cadangan adalah sebuah pasukan cadangan militer yang terdiri dari warga negara yang menggabungkan peran militer dengan karier sipil.

Dalam masa seleksi yang berlangsung dari tanggal 25 April hingga 5 Mei 2023, tercatat 750 orang pemuda dan pemudi bangsa ikut sebagai peserta tes seleksi.