[ad_1]
Teks foto : Sigit Setiawan ketua forum BPD Sidoarjo
Baca Juga: Misteri Megahnya Pabrik Gula Sidoarjo Terungkap, Generasi Muda Terpesona
Sidoarjo. Memo
Sejumlah perwakilan Forum BPD Kabupaten Sidoarjo wadul ke kantor DPRD Sidoarjo. Mereka minta adanya peningkatan kualitas bagi anggota agar lebih optimal dalam pengawasan.
Baca Juga: Wujud Kepedulian Sosial, KAI Daop 7 Madiun Sepanjang Tahun 2025 Salurkan Dana Sosial Rp 778 Juta
Ketua Forum BPD Sidoarjo, Sigit Setiawan menguraikan, progam seperti bimbingan teknis (bimtek) bagi anggot sangat diperlukan. “Apalagi anggota baru, selesai dilantik kemudian disodorkan Apbdes. Mereka bingung harus bagaimana,” katanya.
Karena itulah, pihanya berharap ada fasilitas dari Komisi A DPRD terkait usulan itu. Disamping progam peningkatan kapasitas seperti bimtek, progam kesejahteraan sosial harapnya juga diperhatikan. “Selama ini BPD juga telah berperan banyak. Progam nawacita salah satunya juga dimulai dari desa,” katanya.
Dalam kesempatan itu pula, Sigit juga menyoroti adanya potensi organisasi atau forum lain yang merupakan lembaga sejenis BPD. Yakni Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas). “Pada prinsipnya kami minta dikaji ulang, karena tidak mungkin ada dua lembaga yang sama,” sebutnya.
Dilain pihak, Anggota Komisi A DPRD Sidoarjo Sullamul Hadi Nurmawan mengungkapkan, Forum BPD itu juga sudah lama berdiri. Mereka juga cukup kompak dalam melakukan pengawasan ditingkat desa. Artinya selama ini peranya juga sudah cukup banyak. “Untuk menciptakan keseimbangan pemerintahan di tingkat desa,” kata politikus PKB itu.
Baginya, Forum BPD juga bukan forum yang muncul untuk memusuhi pemerintah desa. Peranya sebagai pengawasan juga memberikan dampak positif. Tuntutan untuk progam peningkatan kualitas juga perlu difasilitasi. “Selama ini Forum BPD juga sudah kompak, mereka juga memberikan informasi ditingkat desa dengan cepat dan akurat,” pungkasnya.












