Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Nganjuk

Sehari Pasca Kena Warning, Dua Unit Alat Berat Milik Investor Sudah Tidak Beroperasi

Mulyadi Memo
×

Sehari Pasca Kena Warning, Dua Unit Alat Berat Milik Investor Sudah Tidak Beroperasi

Sebarkan artikel ini
IMG 20260901 WA0034

NGANJUK, MEMO – Pihak management PT Dan Home & Property selaku investor ( pengembang) obyek wisata bukit Watulawang Ngliman,Sawahan akhirnya menghentikan kegiatan pengerukan dan pengurukan di area wisata. Itu setelah menerima warning dari Satpol PP pada hari Senin (31/08/2026) kemarin.

Konsekwensinya dari pihak pengembang pada hari ini ( Selasa,1/09/2026) telah menarik dua unit alat berat berupa ekskavator keluar dari area wisata. Termasuk beberapa unit armada ( dump truk) sebagai sarana angkutan tanah bukit juga sudah tidak ada di area wisata.

” Dari dua unit alat berat baru satu unit yang bisa dieksekusi keluar, untuk satu unit belum bisa dikeluarkan karena kondisinya masih dalam perbaikan . Jadi masih diparkir di luar area wisata,” jelas para pekerja yang berhasil ditemui wartawan memo.co.id.

Dengan dihentikanya kegiatan pengerukan dan pengurukan dinilai oleh Arif Rahman selaku penggiat peduli lingkungan adalah bentuk kwajiban yang harus dipenuhi oleh pihak pengembang. Karena benar benar sudah menyalahi prosedur.

Artinya masih kata Arif itu adalah bentuk pelanggaran administrasi yang tidak sesuai dengan regulasi yang ada. Pada prinsipnya dengan keluarnya warning tersebut sudah sepatutnya harus dipenuhi oleh pihak pengembang.

” Analisa lingkungan memang harus dilalui terlebih dahulu sebelum pekerjaan kontruksi dimulai. Karena ini menyangkut perubahan bentangan lahan yang bisa berdampak lingkungan. Terutama dampak longsor ketika musim penghujan tiba ,” terang Arif.

Sementara keterangan dari perwakilan investor yang enggan namanya ditulis mengaku sejak kena warning dari Satpol PP, dua unit ekskavator sudah tidak dioperasikan lagi. Kedua alat berat tersebut sudah dikeluarkan dari area proyek.

” Hari ini satu ekskavator sudah diangkut keluar dari area pekerjaan. Sementara satu unit lagi masih proses perbaikan sehingga belum diangkut keluar,” terang perwakilan pengembang.

Untuk diketahui , sampai berita ini ditulis sambil menunggu proses perijinan selesai pihak management pengembang masih melakukan kajian perencanaan kontruksi penahan tebing yang masih tarik ulur. ( Adi)

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini