Example floating
Example floating
BirokrasiPeristiwa

Ini Dia Kejadian Mengejutkan yang Terjadi Saat Haji di Arab Saudi!

×

Ini Dia Kejadian Mengejutkan yang Terjadi Saat Haji di Arab Saudi!

Sebarkan artikel ini
Ini Dia Kejadian Mengejutkan yang Terjadi Saat Haji di Arab Saudi

MEMO,JAKARTA:  Kementerian Agama (Kemenag) mengungkapkan hasil investigasi mengejutkan terkait tragedi Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina) yang dialami oleh jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.

Laporan tersebut mencatat banyak kekurangan dalam pelayanan yang diberikan kepada jemaah oleh pihak ketiga.

Baca Juga: H+2 Lebaran, Meski Ramai dan Padat Situasi Jalan Doho Termasuk Stasiun KA Kediri Tetap Lancar, Begini Penjelasan Polisi

Menanggapi temuan ini, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyatakan akan melakukan kajian mendalam sebelum memberikan tanggapan menyeluruh kepada publik.

Kementerian Agama Ungkap Laporan Tragedi Arafah, Muzdalifah, dan Mina

Kementerian Agama (Kemenag) telah mengonfirmasi penerimaan hasil investigasi dari Pemerintah Arab Saudi terkait tragedi Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina) yang melibatkan jemaah haji Indonesia.

Baca Juga: Sengketa Proyek Alun-alun Masuk Babak Baru, Selisih Pembayaran Rp 9 M Lebih  Ditolak Kontraktor, begini pernyataan Kadis PUPR Kota Kediri

Laporan tersebut mengungkapkan berbagai kekurangan dalam pelayanan yang diberikan oleh pihak ketiga di Arab Saudi kepada para jemaah.

Jemaah Haji Indonesia Alami Masalah Serius di Armina, Kemenag Perintahkan Investigasi Bersama Arab Saudi

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, menyatakan bahwa kesimpulan yang diungkapkan oleh pihak Nazaha (lembaga antikorupsi Arab Saudi) telah ditangkap. Namun, pihak Kemenag masih dalam tahap mempelajari hasil investigasi tersebut, demikian disampaikannya pada Sabtu (29/7/2023).

Baca Juga: Laksanakan Tugas Kemanusiaan, Babinsa Koramil 02 Pesantren / Kodim 0809 Kediri Amankan dan Evakuasi ODGJ di Kelurahan Tempurejo

Yaqut menegaskan bahwa Kemenag akan memberikan tanggapan secara menyeluruh setelah melakukan kajian mendalam terhadap laporan dari Arab Saudi tersebut. “Saya sudah membaca beberapa temuan awal, dan semuanya akan dikaji dengan seksama sebelum kami menyampaikannya kepada publik,” ujarnya.

Pada pelaksanaan ibadah haji 1444 Hijriah, jemaah haji Indonesia menghadapi sejumlah masalah selama puncak ibadah di Armina. Beberapa di antaranya adalah keterlambatan distribusi makanan, penjemputan jemaah yang terlambat di Muzdalifah, serta ketersediaan air bersih yang kurang di Mina.

Menag juga mengutarakan protes terhadap pelayanan yang diberikan kepada jemaah haji Indonesia oleh perusahaan swasta bernama Mashariq, yang bermitra dengan Pemerintah Arab Saudi untuk melayani jemaah haji dari Asia Tenggara.

Yaqut juga meminta Pemerintah Arab Saudi untuk melakukan investigasi menyeluruh terkait insiden tersebut. Permintaan ini kemudian mendapatkan persetujuan, dan untuk melaksanakannya, dibentuklah tim investigasi gabungan dari pemerintah Arab Saudi dan Indonesia.

Dalam pelaksanaan ibadah haji 1444 Hijriah, jemaah haji Indonesia mengalami beberapa kendala serius seperti keterlambatan distribusi makanan, penjemputan jemaah yang terlambat di Muzdalifah, dan kelangkaan air bersih di Mina.

Protes dari Menteri Agama atas pelayanan yang diberikan oleh pihak swasta Mashariq turut mengemuka.

Kemenag berencana untuk membentuk tim investigasi bersama Arab Saudi guna menyelidiki seluruh insiden tragis yang terjadi di tanah suci. Semoga tindakan ini dapat membawa keadilan bagi para jemaah haji Indonesia yang merayakan momen spiritual ini dengan khidmat.