Kemudian, terdapat Terowongan Mrawan di Daop 9 Jember dengan panjang 690 meter. Terowongan ini memberikan pengalaman yang memukau bagi para penumpang yang melewati jalur ini. Terakhir, ada Terowongan Lampegan di Daop 2 Bandung, yang membentang sejauh 680 meter. Terowongan ini menjadi salah satu yang tertua di Jawa Barat, dibangun pada tahun 1879-1882 di Desa Cibokor, tepatnya di kawasan Pasir Gunung Keneng, Kabupaten Cianjur.
Selain lima terowongan terpanjang tersebut, terdapat 11 terowongan lainnya yang tak kalah menarik, seperti Terowongan Notog, Kebasen 1, Kebasen 2, Ijo di Daop 5 Purwokerto, Kadipiro 1 dan Kadipiro 2 di Daop 6 Yogyakarta, serta Terowongan Karangkates 1 di Daop 8 Surabaya. Di Daop 9 Jember ada Terowongan Garahan, sedangkan Divre III Palembang memiliki Terowongan Gunung Gajah dan Tebing Tinggi. Terakhir adalah Terowongan Pidada yang terletak di Divre IV Tanjungkarang.
Setiap terowongan ini tidak hanya berfungsi sebagai jalur transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari sejarah panjang perkeretaapian Indonesia yang penuh dengan kisah dan keunikan.












