Contohnya adalah anak-anak yang tinggal lebih dekat ke khatulistiwa dan memiliki tingkat yang lebih rendah masuk ke rumah sakit untuk alergi ditambah resep autoinjector epinefrin yang lebih sedikit. Mereka juga cenderung tidak memiliki alergi kacang.
AAAAI juga menyoroti studi Australia tentang asupan telur. Telur adalah sumber awal vitamin D yang umum. Anak-anak yang mulai makan telur setelah 6 bulan lebih mungkin mengembangkan alergi makanan daripada anak-anak yang mulai makan telur antara usia 4-6 bulan.
Baca Juga: Rahasia Kopi Hitam Tanpa Gula Manfaat Ajaib untuk Kesehatan
Selanjutnya, vitamin D dapat meningkatkan efek anti-inflamasi glukokortikoid. Manfaat ini membuatnya berpotensi berguna sebagai terapi suportif untuk penderita asma yang resistan terhadap steroid.
Menjaga kehamilan yang sehat
Sebuah tinjauan tahun 2019 menunjukkan bahwa wanita hamil yang kekurangan vitamin D mungkin memiliki risiko lebih besar terkena preeklamsia dan melahirkan prematur. Dokter juga mengaitkan status vitamin D yang buruk dengan diabetes gestasional dan vaginosis bakteri pada wanita hamil.
Baca Juga: Manfaat Segar Air Kelapa Tak Selalu Universal, Perhatikan Kondisi Ini Sebelum Minum
Penting juga untuk dicatat bahwa dalam studi tahun 2013, peneliti mengaitkan kadar vitamin D yang tinggi selama kehamilan dengan peningkatan risiko alergi makanan pada anak selama 2 tahun pertama kehidupan.
Sumber vitamin D
Ada tiga pilihan di mana kamu bisa mendapatkan asupan vitamin D bagi tubuh, diantaranya sinar matahari, makanan, dan suplemen. Sebesar 80% dari sumber vitamin ini dapat diperoleh dari paparan sinar matahari.
Baca Juga: Kosongkan Perut, Pagi Hari Perbanyak Konsumsi Pepaya, Ini 5 Manfaat Nyata
Sinas Matahari
Sinar matahari membantu kulit untuk mendapatkan vitamin D yang aktif. Dengan kata lain, peran sinar matahari sangat penting untuk proses sintesis vitamin D. Ketika seseorang berada di luar ruangan pada jam-jam tertentu, pasti akan mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup.
Makanan Ikan , Telor, Susu
Kemudian, 20% asupan vitamin D dapat diperoleh dari makanan. Berbagai sumber nutrisi vitamin D yaitu ikan salmon, tuna, telur, susu, yoghurt, dan salmon. Diupayakan untuk mendapatkan asupan vitamin D yang cukup dari makanan.
Akan tetapi, jika kebutuhan vitamin D belum tercukupi dari sinar matahari maupun makanan karena berbagai alasan tertentu, kamu bisa mendapatkannya dari suplemen vitamin D.
Jika ragu akan dosis suplemen vitamin D yang akan kamu konsumsi, tak ada salahnya untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu ke dokter, ya.












