Example floating
Example floating
Peristiwa

10 Pegawai Dishub NGanjuk Terpapar Covid 19, 1 Meninggal Dunia

A. Daroini
×

10 Pegawai Dishub NGanjuk Terpapar Covid 19, 1 Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
10 Pegawai Dishub NGanjuk Terpapar Covid 19, 1 Meninggal Dunia
10 Pegawai Dishub NGanjuk Terpapar Covid 19, 1 Meninggal Dunia

Nganjuk, MEMO

1o pegawai Dinas Perhubungan Kab NGanjuk erpapar Covid 19. 1 diantara pegawai tersebut meninggal dunia. ASN yang eninggal dunia berasal dari Desa Watidandang Prambon. Jenasahnya sudah dimakamkan di Pemakaman Umum Desa Saggrahan Kecamatan Prambon, Nganjuk.

Baca Juga: H+2 Lebaran, Meski Ramai dan Padat Situasi Jalan Doho Termasuk Stasiun KA Kediri Tetap Lancar, Begini Penjelasan Polisi

Korban meninggal dunia, sebelumya dibawa ke RS Gambiran Kediri. Namun, karena kamar rawat penuh, warga asal Waatidandang Prambon tersebut dibawa pulag lagi. Pegawai Dinas Perhubungan tersebut akhirnya diisolasi mandiri di rumahnya, Desa Watudandang.

Dari 10 pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Nganjuk yang terkonfirmasi positif covid, satu diantaranya dikabarkan telah meninggal dunia.Korban covid tersebut diketahui berinisial ‘S’ Warga Dusun Watudandang Desa Watudandang Kecamatan Prambon.

Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum

” Betul, almarhum adalah pegawai dinas perhubungan dibagian pengujian kendaraan,” aku Banra Kabid Angkutan saat dihubungi lewat telpon selularnya.

Dikatakan Banra juga bahwa dari 10 pegawai yang terkena covid, sembilan orang adalah petugas dibagian uji kendaraan. Dan satu lagi seorang perempuan yang sedang hamil adalah pegawai di bidang angkutan. ” Untuk layanan Uji Kir baru dibuka tanggal 4 Juli mendatang,” terangnya.

Baca Juga: Duka Mendalam Bocah 8 Tahun Di Sampang Ditemukan Meninggal Di Bawah Jembatan Usai Dilaporkan Hilang Oleh Pihak Keluarga

Untuk diketahui korban dimakamkan di TPU Sanggrahan – Prambon pada hari Senin ( 28/6/2021) sekitar pukul 15.00 WIB dengan protokol kesehatan.Pelayat tidak lebih dari 20 orang. Berasal dari tenaga kesehatan Puskesmas Prambon , Babinkamtibmas, Babinsa, Kepala Desa serta dari keluarga korban.

Sebelum meninggal dunia, korban berniat berobat ke RS Gambiran Kediri pada hari Jumat (25/6/2021) .Namun karena kamar rawatnya penuh akhirnya korban dibawa pulang dirawat dirumah saja.Tapi selang tiga hari isolasi mandiri di rumah, korban menghembuskan nafas terakhirnya. ( adi )