Example floating
Example floating
Peristiwa

Dewan Pers Beri Dukungan Moril ke Jurnalis Tempo Pasca Teror Kepala Babi

Avatar
×

Dewan Pers Beri Dukungan Moril ke Jurnalis Tempo Pasca Teror Kepala Babi

Sebarkan artikel ini

MEMO – Menyusul insiden pengiriman kepala babi yang dibungkus kardus ke kantor media Tempo yang sempat viral di media sosial, Dewan Pers angkat bicara. Mereka menegaskan pentingnya bagi para jurnalis untuk tidak merasa takut dan tetap menjalankan tugasnya dalam memberitakan informasi yang penting diketahui oleh masyarakat luas.

Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu, dalam menyikapi kasus ini, menyerukan kepada seluruh jurnalis untuk tidak gentar dalam menyampaikan informasi kepada publik. Ia meminta agar para jurnalis tetap bekerja secara profesional sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi yang utuh dan berimbang dari berbagai sumber.

Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum

“Dewan Pers berharap agar pers tidak takut menghadapi berbagai bentuk ancaman dan tetap menjalankan tugasnya secara profesional. Pers juga harus tetap kritis dalam menyampaikan kebenaran,” tegas Ninik saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Jumat (21/3/2025).

Dewan Pers juga mengecam keras tindakan teror atau intimidasi yang ditujukan kepada para jurnalis, seperti pengiriman kepala babi dalam kotak kardus ke kantor Tempo yang ditujukan kepada jurnalis Tempo, Fransisca Christy Rosana (Cica).

Baca Juga: Duka Mendalam Bocah 8 Tahun Di Sampang Ditemukan Meninggal Di Bawah Jembatan Usai Dilaporkan Hilang Oleh Pihak Keluarga

Mereka meminta agar segala bentuk intimidasi dan teror semacam ini tidak terulang kembali. Dewan Pers juga mengimbau agar para wartawan tetap kritis dan tidak berhenti menyuarakan kebenaran.

“Kami sangat berharap tindakan kekerasan, intimidasi, yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab terhadap kerja-kerja jurnalistik segera dihentikan. Karena tindakan tersebut mencederai demokrasi dan merusak kerja profesional teman-teman jurnalis,” ucapnya dengan nada prihatin.

Baca Juga: Duka Bencana Petang Di Kepuhkembeng Jombang Puting Beliung Rusak Rumah Musala Dan Warung Kopi Hingga Warga Alami Trauma

“Dan kami berharap tekanan ini tidak mengurangi daya kritis dan kekuatan teman-teman untuk terus bekerja. Tidak perlu takut, tetaplah bekerja secara profesional namun juga harus mempertimbangkan faktor keamanan,” lanjutnya.

Ninik juga meminta perusahaan pers untuk memberikan perhatian lebih terhadap keselamatan para jurnalis yang bekerja di bawah naungan mereka. Ia mengimbau agar perusahaan pers membuat sistem perlindungan yang efektif bagi para jurnalisnya.

“Karena seperti yang kita ketahui bersama, hingga saat ini belum ada mekanisme negara yang secara khusus memberikan perlindungan kepada kerja jurnalis dalam konteks pembela hak asasi manusia. Oleh karena itu, kami berharap dengan upaya yang kuat, teman-teman tetap bekerja profesional, namun juga harus mempertimbangkan keamanan diri,” katanya.

Sebagai informasi, paket berisi kepala babi tersebut diterima oleh satuan pengamanan Tempo pada hari Rabu (19/3/2025) sekitar pukul 16.15 WIB. Namun, Cica baru menerima paket tersebut pada pukul 15.00 WIB, Kamis (19/3/2025), setelah kembali dari liputan bersama rekannya, Hussein Abri Yusuf Muda Dongoran.