Banyak Anggaran Siluman, Fraksi PAN Nganjuk Walk Out Rapat RAPBD

Raditya dari Fraksi PAn DPRD Nganjuk
Raditya dari Fraksi PAn DPRD Nganjuk

Raditya dari Fraksi PAn DPRD Nganjuk
Raditya dari Fraksi PAn DPRD Nganjuk

Memo.co.id- ( NGANJUK). Pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( RAPBD ) Kabupaten Nganjuk hasil evaluasi Gubernur berjalan alot. Bahkan, salah satu anggota banggar Walk Out ( WO ) dari rapat bagian anggaran ( Banggar ), di ruang DPRD Nganjuk kemarin.
Adalah Raditya Haria Yuangga, Ketua Fraksi Hati Nurani Persatuan Nasional ( HNPNAS ) DPRD Nganjuk. Angga, sapaan akrabnya menganggap DPRD Nganjuk tidak mengirimkan RAPBD yang dibahas dengan eksekutif. Sehingga, Gubernur mengevaluasi RAPBD yang salah. “ Apa yang mau dibahas lagi jika RAPBD yang dievaluasi gurbernur itu sudah keliru. Karena itu saya walk out, ” ujarnya seusai keluar dari ruang rapat.
Fraksi HNPNAS mengklaim banyak anggaran yang tidak ada dalam pembahasan, namun keluar dalam evaluasi. Anggaran–angaran sisipan yang entah diambilkan dari mana. “ Ya bisa disebut anggaran siluman semuanya,” jelasnya.
Angga mencontohkan anggaran terkait pembangunan stadion baru yang rencananya akan di bangun di Desa Bungur, Kecamatan Sukomoro dengan alokasi Rp. 72,2 Miliyar. Selain itu, pembangunan Pendapa Kabupaten Nganjuk yang nilainya cukup fantastis tidak pernah dibahas oleh legeslatif. Bahkan Angga mengaku tak menemukan di dalam KUA PPAS.
“ Semua itu tidak ada dalam RAPBD yang diserahkan saat paripurna persetujuan bersama legeslatif dan exsekutif pada tanggal 30 November 2015 lalu, ” uangkapnya.
Terkait permasalahan ini Angga mengaku siap mengambil tindakan tegas. Termasuk dengan melaporkannya ke pihak yang berwajib. Terkait sikapnya, dia akan berkordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk anggota fraksinya sendiri. “ Akan ada lanjutan tekait permasalahan ini karena telah menyalahgunakan wewenang,” jelas politisi asal partai Hanura ini.

Masduqi, Sekda Nganjuk

Pos terkait