Anies Baswedan Fokus Penghitungan Suara Pilpres 2024, Siapkan Strategi Pilkada DKI

Anies Baswedan Fokus Penghitungan Suara Pilpres 2024, Siapkan Strategi Pilkada DKI
Anies Baswedan Fokus Penghitungan Suara Pilpres 2024, Siapkan Strategi Pilkada DKI

MEMO

Dinamika persaingan para calon gubernur DKI Jakarta menjelang Pilkada 2024 semakin memanas. Dari poster Anies Baswedan yang ramai dibicarakan hingga persaingan antara nama-nama seperti Ridwan Kamil, Ahmed Zaki Iskandar, dan Ahmad Sahroni, perhelatan politik ini menjadi sorotan utama.

Bacaan Lainnya

Bagaimana posisi mereka dalam perhitungan suara dan apa rencana mereka untuk memimpin ibu kota ke depan?

Siapa Pemenang Potensial Pilkada DKI Jakarta 2024?

Poster Anies Baswedan yang diperkirakan akan mencalonkan diri lagi sebagai Gubernur DKI Jakarta menjadi topik hangat di berbagai platform media sosial. Bahkan, gambar Anies telah dihubungkan dengan mantan Gubernur DKI Jakarta lainnya, Basuki Tjahaja Purnama atau yang dikenal sebagai Ahok, sebagai pasangannya sebagai calon wakil gubernur.

Menanggapi hal tersebut, Anies, yang juga merupakan calon presiden dari Koalisi Perubahan, menegaskan bahwa saat ini ia dan calon wakil presidennya, Muhaimin Iskandar, sedang fokus pada proses penghitungan suara Pilpres 2024.

Anies menyatakan, “Kami saat ini tengah berfokus pada penyelesaian penghitungan suara. Kami akan fokus pada hal itu,” diucapkan Anies di Masjid Nurul Huda, Tanjung Priok, Jakarta, pada Jumat (1/3).

Berdasarkan data real count dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) per Jumat (1/3) pukul 06.00, pasangan Anies-Muhaimin berhasil meraih 31.377.931 suara, setara dengan 24,49 persen, dan berada di peringkat kedua.

Sementara itu, pasangan Prabowo-Gibran unggul di peringkat pertama dengan meraih 75.372.519 suara atau 58,83 persen.

Selain Anies, beberapa nama lain juga muncul dalam daftar calon Gubernur DKI Jakarta. Beberapa nama politikus yang telah muncul antara lain Ridwan Kamil dan Ahmed Zaki Iskandar dari partai Golkar, serta Ahmad Sahroni dari partai NasDem. Mereka telah mulai mengemukakan pandangan dan memberikan isyarat terkait niat mereka.

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa Ridwan Kamil dan Ahmed Zaki Iskandar telah diberi mandat untuk ikut serta dalam Pilkada 2024. “Kedua calon tersebut telah diberikan surat mandat oleh Golkar sebelum pemilihan umum, untuk berpartisipasi dalam pilkada,” kata Airlangga Hartarto di Istana Kepresidenan pada Senin (26/2).

Ahmed Zaki juga menyatakan kesiapannya untuk bertarung dalam Pilkada DKI Jakarta 2024. Zaki mengklaim telah memiliki pengalaman yang mencukupi, mengingat ia pernah menjabat sebagai Bupati Kabupaten Tangerang selama dua periode (2013-2023) dan anggota DPR pada periode 2009-2012.

“Ketika berbicara tentang kesiapan, sebagai kader partai, saya harus selalu siap,” ujar Zaki.

Persaingan Panas Antara Anies Baswedan dan Calon Potensial Lainnya

Sementara itu, Ahmad Sahroni, yang disebut sebagai kandidat kuat dari partai NasDem, masuk dalam daftar tiga kader yang menjadi calon gubernur potensial dalam Pilkada DKI Jakarta 2024, menurut Sekretaris Jenderal NasDem, Hermawi Taslim.

Pos terkait