Selingkuh, Checkin Hotel, Ketahuan Anaknya Sendiri

oleh

29122015_sidang-perceraian_20151229_234013
Memo.co.id ( SURABAYA ) Selingkuh itu indah. Boleh selingkuh asal tak ketahuan. Tambah lama tak ketahuan, juga tambah indahnya pula. Namun, keindahan itu kadang berakhir, meski tidak tahu kapan selingkuh segera berakhir. Setidaknya, ini dialami oleh Donjuan (48), warga Siwojajar Surabaya, Jawa Timur. Pasalnya, saat berasyik ria check in di hotel, justru Donjuankepergok anaknya sendiri.

Hal tersebut dialami Donjuan sekitar enam bulan yang lalu. Ketika itu, ia tengah asyik berbelanja di salah satu mal terbesar di Surabaya bersama simpanan yang juga rekan kerjanya. Sebut saja si simpanan itu Sephia, 37.

Tanpa sepegetahuan­nya, ternyata salah satu dari empat anaknya melihat kelebat sang ayah ngemall bukan dengan ibunya. Si anak pun memilih untuk membuntuti kemana pun Donjuan dan Sephia pergi.

“Saya nggak nyadar. Sephia saat itu sedang ulang tahun, kebetulan juga lagi ada rejeki. Jadilah kami jalan jalan ke mal. Dia minta apa dan kemana aja, saya turuti. Dia maunya shopping. Ya udah, saya turuti,” kata Donjuan usai menghadiri sidang perceraian, perdananya di Pengadilan Agama (PA), Jalan Ketintang Madya, pekan lalu.

Karena saat itu sedang hari aktif dan jam pun masih pagi, maka Donjuan pun tidak merasa khawatir. Anak­anaknya tentu saja sedang belajar di sekolahnya masing-­masing. Istrinya yang berprofesi sebagai akuntan di salah satu perusahaan asuransi pun, dia anggap sudah pasti sedang ada di kantor.

Sebagai pengusaha, Donjuan merasa punya alibi jika ada rekanan bertanya sedang apa di mal. Ia tinggal jawab sedang jalan dengan rekanan.

“Saya juga nggak dapat firasat jelek. Usai belanja, seperti biasa, setelah jalan­-jalan saya bawa Sephia untuk check in. Ternyata anak saya tetap mbuntuti dari belakang. Dia hafal juga mobil saya,” tutur Donjuan.

Setelah ngemal, Donjuan memang ngajak Sephia check in di hotel yang tak jauh dari tempatnya shopping.