Mengupas Rahasia dibalik Puasa dan Sholat Tahajud untuk Kesehatan Fisik serta Psikis Seseoran

oleh

Oleh : Yuni Rachmawati

  • Prodi S1 Keperawatan B ‘15
    Fakultas Ilmu Kesehatan
    Universitas Muhammadiyah Malang

Tentu saja bagi seorang muslim, bulan suci ramadhan merupakan momen yang sangat ditunggu kedatangannya. Pada bulan suci ramadhan pemeluk Agama Islam menjalankan ibadah puasa, sholat tarawih, mencari malam Lailatul Qadar, dan mengakhirinya dengan membayar zakat fitrah dan merayakan hari kemenangan yaitu Idul Fitri.

Tak terasa kita sudah memasuki bulan suci ramadhan. Perlu kita ketahui dibalik ibadah puasa kita memperoleh manfaat yang besar selain mendapatkan pahala, dengan berpuasa kebutuhan jasmani dan kejiwaan akan terkontrol sehingga kita terhindar dari penyakit kejiwaan.

Kebutuhan jasmani yang dimaksud adalah kebutuhan makan dan minum, ketika seseorang berpuasa maka lemak yang terakumulasi dalam darah dan tubuh bisa terkontrol, sehingga kita terhindar dari penyakit seperti penyempitan pembuluh darah, jantung koroner, hipertensi, obesitas, hiperkolestrolemia, dan penyakit-penyakit lainnya.

Tak ubahnya mesin yang tidak bisa dipaksa bekerja terus menerus, sistem pencernaan dan tubuh pun juga memerlukan istirahat demi kesehatan dan kekuatan. Selama puasa ramadhan tubuh tidak menerima asupan makan dan minuman yang tujuannya untuk mengistirahatkan organ-organ tubuh seperti lambung, ginjal, dan liver, dengan begitu tubuh akan terasa fresh karena sistem pencernaan kita diistirahatkan kurang lebih 12 jam dalam sehari dan dilakukan selama 1 bulan.
Puasa juga sebagai pengontrol kejiwaan kita dengan menahan diri dari hawa nafsu, ketika individu mampu menahan diri saat berpuasa maka individu tersebut memiliki mental yang sehat. Dengan mental yang sehat individu tersebut akan menjadi pribadi yang berakhlak mulia, jujur, penolong, dan peduli terhadap sesama makhluk hidup baik manusia, hewan, dan tumbuhan.
Setelah sahur sebaiknya jangan langsung tidur karena akan memperberat kerja sistem pencernaan kita, ada baiknya kita melakukan sholat malam atau biasa disebut sholat tahajud, nah setelah sahur merupakan waktu yang sangat dianjurkan untuk melaksanakan sholat tahajud.

Banyak sekali loo manfaat yang kita peroleh ketika kita melakukan sholat tahajud baik manfaat rohani maupun manfaat kesehatan. Manfaat rohani yang kita peroleh dari sholat tahajud yaitu ketenangan, ketentraman dimana kita selalu berfikir bahwa kita dilindungi oleh Allah SWT, dimudahkan urusan di dunia dan akhirat, wajah bersih dan bersinar ketika nanti dibangkitkan di padang mahsyar, dan ketika kebutuhan rohani kita tercukupi maka sehatlah mental juga jiwa kita.

Manfaat berikutnya adalah manfaat sholat tahajud bagi kesehatan kita dengan gerakan sholat, ketika kita melakukan takbiratul ikhram maka akan melancarkan peredaran darah pada daerah lengan, ketika kita melakukan gerakan ruku’ memperlancar aliran darah ke tubuh bagian tengah dan juga menghindari penyakit pada kelenjar prostat, dan ketika kita melakukan gerakan sujud akan memperlancar suplai darah ke otak yang berfungsi untuk memberi makan sel-sel dalam otak berupa oksigen yang dibawa oleh darah, bila otak kekurangan suplai darah dan kekurangan oksigen selama 4 menit fungsi otak akan rusak dan sulit pulih.

Manfaat lainnya dari sholat tahajud ialah saat seseorang bangun di sepertiga malam akan mengurangi pengeluaran kortisol, ketika seseorang terlelap maka tubuh kita akan memproduksi hormon kortisol yang berguna untuk metabolisme kardohidrat dengan meningkatkan gula dalam darah dan memperkuat kerja jantung.

Apa sih bahayanya ketika hormon kostisol dalam tubuh kita berlebih ? jawabannya adalah orang akan menderita diabetes mellitus dimana kadar gula dalam darah tinggi, ketika kerja jantung meningkat maka akan menyebabkan hipertensi, kadar hormon kortisol dalam tubuh tinggi akan menyebabkan perubahan Elektroensefalografi pada otak yang akan berakibat orang mudah depresi, stress, mudah tersinggung, dan juga menghambat pembentukan limfosit yang berfungsi sebagai kekebalan tubuh pada setiap individu, ketika pembentukan limfosit terhambat maka terjadi penurunan system kekebalan tubuh individu, kemudian individu akan mudah terserang penyakit.

Dengan melakukan sholat tahajud secara teratur maka akan menghambat produksi hormon kortisol pada tubuh, dengan begitu tubuh kita tidak akan kelebihan hormon kortisol. Sholat sunah tahajud bisa diibaratkan layaknya mutiara, kecil tetapi amat berharga, statusnya sunah tetapi banyak dampak positifnya.

Nah sebelum sholat tentunya kita melakukan wudhu, siapa sangka dibalik wudhu kita mendapatkan manfaat yang luar biasa. Dengan berwudhu kita akan menjaga kebersihan tubuh agar terhindar dari penyakit. Bayangkan jika kulit kita terhalang oleh garam yang dihasilkan oleh keringat kita maka akan menghalangi keringat yang akan keluar dari pori-pori kulit, ketika keringat bercampur dengan debu akan terjadi peradangan pada kulit. Ketika orang menjaga wudhu maka akan selalu bersih dan terjaminlah kesehatan tubuhnya.

Perlu dicatat bahwa puasa bukan hanya kewajiban yang harus dilaksanakan, banyak orang yang berpuasa ketika ramadhan hanya sebatas menunaikan kewajiban. Marilah kita menunaikan ibadah puasa ramadhan dengan suka cita dan untuk introspeksi diri selama 11 bulan sebelumnya apa saja yang sudah kita perbuat apakah berdampak positif atau sebaliknya. Setelah bulan suci ramadhan marilah melaksanakan sunah-sunah yang dianjurkan oleh Allah SWT, seperti puasa Senin dan Kamis, tetap melaksanakan sholat tahajud pada sepertiga malam, dan menjaga wudhu untuk mendapatkan dampak yang positif, juga membatasi diri kita untuk melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat.

Dalam Al-Qu’an :
Qur’an Surah Yunus Ayat 49 :
“Apabila telah datang ajal mereka, maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukan(nya).”
(QS. Ali-‘Imran : 185)
“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. ”
Dari kedua Surah diatas menyadarkaan kita bahwa kita tidak bisa menunda maut kita, maka marilah kita melakukan yang telah dianjurkan oleh Allah SWT dan menjauhi segala larangannya untuk mendapatkan kebahagian yang kekal di surga-Nya.