Jalan Alternatif Desa Banyakan Rusak Berat, Pemerintah Daerah Tutup Mata

oleh

Foto: Kondisi Jalan Yang Banyak Berlubang
Foto: Kondisi Jalan Yang Banyak Berlubang

Kediri memo.co.id
Jalan alternatif yang menghubungkan antara Desa Banyakan, Desa Manyaran Kecamatan Banyakan dan Kelurahan Ngampel Kota Kediri rusak berat. Jalan sepanjang kurang lebih sekitar 500 meter tersebut berlubang serta bergelombang salah satunya faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan, yang nantinya jalan tersebut merupakan jalan alternatif atau jalan pertolongan yang digunakan sebagai pengurai kemacetan saat hari raya Idul Fitri besuk.

Jalan yang ada didusun Margosari Desa Banyakan Kecamatan Bnayakan Kabupaten Kediri tersebut sangat parah kerusakannya, banyak yang berlubang dan aspal sudah mulai mengelupas jelas salah satu warga banyakan Yanto yang tinggal disekitar dusun tersebut.

Menurut yanto, jalan alternatif tersebut penghubung antara desa Mayaran dan Kelurahan Ngampel Kota Kediri banyak yang berlubang dan bergelombang. “Kadang saya lihat hampir saja terjadi kecelakaan, karena pengendara berusaha mencoba menghindari lubang tersebut, ‘ungkap Yanto warga setempat.

Lebih lanjut warga Yanto juga berharap agar Pemerintah Daerah segera memperbaiki jalan alternatif tersebut. “Saya berharap agar jalan segera diperbaiki sehingga para pengguna jalan tidak sampai terjadi kecelakaan, “harap Yanto.

Terpisah Kades Desa Banyakan Agung saat ditemui dikantornya, Selasa 7/6/2016 mengatakan sebenarnya jalan tersebut akan kita perbaiki, tapi pihak desa masih belum paham mana yang termasuk jalan desa dan mana jalan daerah. “Sebenarnyaau kita perbaiki jalan tersebut, bisa digunakan alternatif jalan pertolongan, “jelas Kades Banyakan Agung.

Kades Agung juga menuturkan bahwa jalan tersebut masih masuk jalan Desa Banyakan, dan rusaknya sudah lama sekali tapi kenyataan pihak desa hanya membangun saja. “Saya sudah mengusulkan ke Pemda agar jalan tersebut dijadikan jalan daerah, dan sudah diusulkan tapi belum ada realisasi, yang nantinya jalan tersebut digunakan untuk jalan alternatif pengurai kemacetan pada waktu hari raya idul fitri, “pungkas Kades Agung.(wing/ko)