Bupati Kediri Manfaatkan Bulan Puasa untuk Blusukan dan Kegiatan Safari Ramadan

oleh
safari ramadan

safari ramadan

Kediri, Memo.co.id

Selama bulan puasa ini, Bupati Kediri, dr. Hj. Haryanti Sutrisno melakukan Safari Ramadhan 1438 H. Kemarin, Bupati blusukan ke Yayasan Islamiyah Desa Sukoharjo Kecamatan Plemahan. Safari Ramadhan yang kedua ini diikuti oleh puluhan siswa siswi mulai dari tingkat RA (Raudhatul Athfal) hingga tingkat MI (Madrasah Ibtidaiyah) dan turut hadir pula Kepala OPD Kabupaten Kediri.

Drs. Mujahid, MM Ketua Yayasan Islamiyah dalam sambutannya menyampaikan, suatu kehormatan dan rasa bangga pada Ramadhan tahun ini Bupati Kediri beserta jajarannya menggelar Safari Ramadhan ke yayasan kami. Sebagai pengurus, ini merupakan motivasi bagi kami agar mampu lebih baik lagi dalam pengelolaannya.

Sementara itu, Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno dalam sambutannya menyampaikan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus yayasan ini atas peran sertanya dalam mensukseskan program pembangunan di Kabupaten Kediri khususnya dibidang pendidikan. ” Saya berharap sekolah-sekolah swasta dan MI, MTS, MA yang ada di Kabupaten Kediri ini lebih berperan lagi dan mampu bersaing dengan sekolah Negeri dalam hal pendidikan.” katanya.

Safari ramadahn kali ini bertindak sebagai kultum adalah Pipuk Firman Riyadi, SH, MH Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri. Dalam ceramah singkatnya Pipuk menjelaskan agama Islam sangat menganjurkan hubungan baik antara sesama manusia, antara manusia dengan sang pencipta dan antara manusia dengan lingkungan sekitarnya. ” Jadi semua umat islam di mana saja itu sama yang membedakannya adalah tingkat ketakwaanya kepada Allah SWT.” katanya.

Safari Ramadhan ini adalah momemtum yang tepat, karena bersamaan dengan hari lahir Pancasila. Pancasila sebagai dasar dan ideologi bangsa Indonesia, akan terus tetap menjadi pemersatu seluruh rakyat tanpa terkecuali. Persatuan dan kesatuan yang kuat akan akan terwujud kokohnya NKRI.

Saat ini sangat marak adanya kasus berita hoak dan provokatif yang belum tentu kebenarannya, untuk itu kita selalu berhati-hati dalam bersikap dan bertutur kata. ” Kepada yang suka bermain dengan media social saya harapkan tidak mudah terpengaruh dengan isu-isu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa,” pesan Firman Riyadi (adv / Kominfo )